Chapter 15
“...Ah.”
Di luar jendela, Sylph menempel pada kaca. Matanya lebar maksimal, pupil tak fokus menatap mesra tiga orang di dalam.
(Ah, sudah kuduga.)
Retak hati terdengar jelas di dunia sunyinya.
(Onee-sama pembohong.)
(Onii-chan pembohong.)
Siang tadi cuek. Bilang capek. Tak izinkan sentuh. Tapi sama para Onee-sama wajahnya begitu enak? Mereka bercinta dari awal... tak ada tempat buatku.
(Curang semua.)
Emosi hitam berputar di dadanya. Kesepian, iri, cemburu, penyangkalan, semua bercampur ganas.
(Aku nggak dibutuhkan.)
(Cuma anak pengganggu bertubuh dada besar.)
(Tanpa aku pun Onii-chan sudah puas.)
『Benar. Kamu memang nggak dibutuhkan.』
Suara di kepala, lengket dan meresap ke celah hati.
『Kakak-kakakmu hebat. tapi kamu?』
『Astor suka dada besar. Tubuh kecilmu tak cukup memuaskannya.』
“Berisik.”
『Nanti kamu dibuang. Sendirian lagi. Istana kosong berangin sampai mati.』
“Nggak mau... hh!”
Sylph memeluk kepala, jongkok. Angin hitam berkumpul di belakangnya, membentuk bayangan manusia dengan senyum distorsi.
“Ayo, Sylph.”
Tangan bayangan menyentuh bahunya.
“Tak ada yang mencintaimu di sini. Aku mencintaimu. Selamanya bersama... di labirin abadi.”
“Abadi...?”
Mata Sylph kosong. Dia bangun seperti boneka, memegang tangan bayangan.
“Ya.... Di sini memang nggak ada tempat buat aku...”
Angin kencang berhembus. Kaca bergetar. Saat Astor kaget menoleh, hanya hiasan rambut hijau yang berguling kesepian di lantai.
◇
“Sylph!!”
Malam istana pecah oleh teriakan. Astor, Leonora, dan Aquaria berlari menuju Terowongan Angin bawah istana terdalam. Pintu Labirin Angin terbuka hitam menganga.
“Lemah, tapi reaksi pasti dari sini,”
kata Aquaria di depan terminal darurat, jas buru-buru dipakai di atas lateks.
“Bodoh! Dia dikuasai bawahan Lilith!?”
Leonora menggigit bibir, pedang terhunus.
“Mentalnya tak stabil, mudah diserang. Itu salahku juga,”
gumam Astor. Dia ingat mata aneh Sylph saat pertama bertemu, tapi mengabaikannya.
“Ayo masuk. Tak ada waktu!”
Mereka masuk labirin. Ruangan aneh: pusaran angin abu keruh, langkah membuat tanah ambruk jadi pasir hisap, keseimbangan hilang.
Yang paling mengerikan adalah “suara-suara”.
『Pengganggu Sylph.』
『Tanpa kamu semua tenang.』
『Kenapa kamu lahir?』
Bisikan kata penolakan yang pernah didengar Sylph kecil, seperti rekaman trauma yang diputar ulang.
“Ini... ingatan Sylph?”
Leonora berhenti. Ilusi muncul: Sylph kecil memandang punggung kakak-kakaknya yang sibuk dari jauh.
『Onee-sama, main yuk?』
『Nanti ya, sibuk.』
『Lagi nanti...』
Leonora menahan napas. Dia ingat betul dulu prioritas tugas negara membuatnya sering mengabaikan adik bungsu.
“Kejam... trauma anak itu jadi ruang tertutup seperti ini.”
Aquaria tetap analisis meski suaranya bergetar.
“Ahaha... ahahahaha!!”
Tawa kering Sylph kecil terdengar berulang, rusak seperti piringan hitam.
“Sylph!”
Di pusat tornado, Sylph mengambang terikat tentakel angin hitam. Ekspresinya...kosong.
“Datang juga, Onii-chan, Onee-sama.”
Mata hitam pekat total.
“Tapi sudah telat. Aku buat keluarga baru.”
Bayangan di belakangnya membesar jadi monster raksasa tanpa bentuk jelas, hanya mulut besar penuh cercaan.
“Kuperkenalkan papa sejati. Papa baik yang tak akan buang aku selamanya.”
“Sadarlah, Sylph! Itu hanya bawahan Lilith!”
Teriak Leonora.
Sylph miringkan kepala.
“Berisik. Papa, mereka bilang aku nggak perlu. Orang jahat, ya? Lenyapkan saja?”
『Ooooo!! Lenyamkan semua!!』
Raungan monster mengguncang. Bilah vakum angin menyerang.
“Terpaksa bertarung!”
“Astor cover! Aquaria analisis!”
“Serangan fisik tak efektif. Netralisasi sihir bayangan butuh energi cinta tinggi, timpa kegelapan dengan ikatan emosional!”
Pertarungan sejati dimulai. Bukan hanya fisik dan sihir ini juga konseling keras untuk merebut kembali hati gadis kecil yang terluka di dalam Sylph.
Kamu sudah CROT 0 kali

Comments
1. Tidak bisa reply didalam reply didalam reply (tidak ada fitur seperti itu di firestore).
2. Tidak bisa edit, reply, delete didalam reply.
3. Tidak bisa preview gambar atau kalau dipaksa bakal freeze.
4. Dark/Light mode tidak berfungsi sebagian.
Bakal gw fix kedepannya plus nambah fitur login.